Masih kulihat jelaga dimatamu...
Jernih menawarkan tulus dalam sebuah jabat tangan...
Lalu terukirlah kisah persahabatan dalam diary bernama hati...
Kawan...
Masih kungingat cengkrama yang melantun dari bibir-bibir kita...
ketika bulan tawarkan redup...
Ketika mentari tawarkan terik...
ketika langit tawarkan aneka warna...
ketika burung tawarkan nyanyian seindah sorga jiwa...
hingga memory kita terlarut dan enggan berpaling...
hingga hari ini...
masih kulihat jelaga itu di matamu...
masih sejernih ketika dulu kita berjabat tangan...
tapi kita mesti pulang...
bukankah dedauan masih hijau serupa gejolak kita?
diary kita tak kan lusuh karena perpisahan bukanlah akhir memory...
tapi pintu menuju ruang bernama cita-cita...
ketika aku haus cinta...
kan kuteguk kasih dari memory dalam jelaga persahabatanmu...
Kamis, 03 September 2009
Kawan
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 15.26 0 komentar
Sabtu, 22 Agustus 2009
Kenyataan
seribu kata mungkin mudah terucap..
seribu rayuan mungkin mudah dibuai..
seribu kisah mungkin mudah terjalani..
seribu dosa mungkin mudah dibuat..
seribu tulisan mungkin mudah terbaca..
tapi hanya satu yang mungkin susah dihadapi...
satu kenyataan....
karna manusia itu...
terlalu banyak dalam angan - angan..
terlalu banyak dalam mimpi - mimpi..
terlalu banyak dalam kebohongan - kebohongan..
bahkan selalu menghindar dari kenyataan..
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 12.40 0 komentar
Tak Ada Yang Abadi
dunia ku kini hilang menebarkan mimpi2 palsu..
semua tiada yang abadi...
hingga cinta pun tiada abadi...
jika bulan berarak beralih mentari begitu juga kisah itu..
memuakkan ...
ingin kugapai waktu itu...
namun apalah artinya waktu tanpa akhir yang begini..
jika hidup pun terelakkan
aku ingin waktu itu tak menyisakan rasa..
serasa haus dalam waktu..
hingga janji ...
janji itu terbang...
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 12.37 0 komentar
Rasa Patah Hati
akhirnya ku merasakan nya...
ternyata betul kata orang - orang...
rasa ini amat menyakitkan...
pikiran pun kacau tak terkendali...
saat ini aku merasa sendiri...
sendiri walau ditengah keramaian...
tiada yang memperdulikan ku...
hati ini semakin retak rasanya...
setiap langkah terasa berat...
air mata jatuh tak tertahan...
bagai dapat pukulan besar rasanya...
nafaspun serasa sesak...
detak jantung seakan berhenti...
tubuhpun lemas seakan tak bertulang...
denyut nadi seakan terhambat...
nafas terasa sesak seakan menyesakan hatiku ini...
aku pun...
semakin terperosok dalam kegelapan...
sedih dan kesepian berkumpul menjadi satu..
hatipun semaki remuk bah cermin yang retak terbanting...
benar kata orang - orang...
rasa ini begitu sakit...
rasa ini begitu membenak...
ini lah rasanya patah hati...
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 12.36 0 komentar
Sang Pemimpi
sudah ku telusuri dunia...
dari ujung barat sampai ujung timur mencari, kamu yang tersimpan misteri..
sudah ku telusuri seluruh ladang...
dari ujung daun sampai lubang semut mancari, kamu untuk ku luapkan isi hatiku..
namun..
tak jua ku mendapatkan cintamu...
tak jua ku memperoleh mimpiku...
tak jua ku berada dalam hatimu...
padahal..
telah kukerahkan 1001 cara...
untuk meluluhkan hatimu...
meski dirimu tetap membeku...
aku akan slalu menantimu...
aku akan slalu menunggumu...
aku akan slalu memujamu...
aku akan slalu menghiburmu...
karna..
aku hanya pemujamu
sebab itu...
aku hanyalah sang pemimpi
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 12.35 0 komentar
SeLamat JaLan
Serpihan cinta beterbangan ditiup angin...
hinggap disuatu hati membuat senandung cinta...
Satu hati menanti dibawah guyuran hujan...
tiada perduli dignin & membeku...
Dekapan seakan kosong & hanpa...
percikan api rindu tiada hangatkan hati...
ku rengguti tubuh dalam bayangan...
menanti pagfi dalam kesepian...
Mencumbui kasih hanya lewat tulisan...
batin yang bimbang rasa tiada berbalas...
mulut berkatup kala bertatap...
hati yang berkata tiada bertepi...
Desiran angin sesatkan langkah ...
namun usah menunduk...
tataplah sorot mata ini...
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 12.33 0 komentar
Drop
Aku mati...
Tubuhku mengalami stagnasi...
Terpenuhi oleh obsesi, yg jelas hanyalah mimpi...
Kini...
Aku berdiri...
Dalam keheningan hati...
Mencapai titik kulminasi, yg disulut oleh rasa benci...
Dan aku...
Hanyalah seonggok daging tak berarti...
Diposting oleh 3y@n6 dRa^^0 di 12.27 0 komentar
